- Drs. O.P. SIMORANGKIR : etika atau etik sebagai pandangan manusia dalam berprilaku menurut ukuran dan nilai yang baik.
- Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat : etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari segi baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal.
- Drs. H. Burhanudin Salam : etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan prilaku manusia dalam hidupnya.
Rabu, 25 Mei 2011
ETIKA
POTRET BANGSA
KKN
PENEGAKAN HUKUM DI INDONESIA
EKONOMI INDONESIA
MANUSIA DAN SESAMANYA
SEMANGAT KEBANGSAAN
HUKUM INTERNASIONAL
GLOBALISASI
DEMOKRASI
INSAN POLITIK
Selasa, 24 Mei 2011
KOMNAS HAM
- Membantu pengembangan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan hak asasi manusia sesuai dengan Pancasila, Undang Undang dasar 1945, Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa serta Deklarasi Universa Hak Asasi Manusia;
- Meningkatkan perlindungan Hak Asasi Manusia guna mendukung terwujudnya pembangunan nasional yaitu pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat pada umumnya
HAM
NUSANTARA KITA
PEMBANGKANGAN HUKUM
Senin, 18 April 2011
KEWARGANEGARAAN
- Posisi dan lokasi geografi Negara, dimana dapat dilihat bahwa NKRI terletak sangat strategis. Karena diapit oleh dua samudra maupun dua benua. Hal ini membuat Indonesia mendapat keuntungan dari posisi tersebut sehingga perlulah pengawasan yang tepat agar tidak terjadi kecurangan yang dibuat dari pihak asing yang mau melintas di Negara ini.
- Keadaan dan kekayaan alam, dengan bentuk Indonesia yg terbentang sebagai negara kepulauan dan memiliki garis pantai yang besar serta berada tepat di garis khatulistiwa. Hal ini membuat Indonesia memiliki banyak sumber daya yang berpotensi menghasilkan keuntungan untuk rakyat Indonesia. Sehingga perlulah penanganan yang tepat agar semua kekayaan alam Indonesia dapat dinikmati semua pihak terutama rakyat Indonesia.
- Keadaan dan kemampuan penduduk,dengan pertumbuhan angka kelahiran yang sangat pesat, menyebabkan Indonesia memiliki sumber daya manusia yang melimpah. Walaupun begitu masih banyak didapati pengangguran yang banyak di Indonesia. Oleh sebab itu, perluasan lapangan perkerjaan pun harus ditingkatkan. Selain kuantitas, kualitas dari penduduk juga harus ditingkatkan. Agar SDM tersebut dapat membangun Indonesia menjadi lebih baik.
- Ideologi merupakan suatu sistem nilai yang merupakan kebulatan ajaran yang memberikan motivasi. Dalam ideologi terkandung konsep dasar tentang kehidupan yang dicita-citakan oleh bangsa. Keampuhan ideologi tergantung pada rangkaian nilai yang dikandungnya yang dapat memenuhi serta menjamin segala aspirasi hidup dan kehidupan manusia. Suatu ideologi bersumber dari suatu aliran pikiran/falsafah dan merupakan pelaksanaan dari sistem falsafah itu sendiri.
- Politik yang berarti kekuasaan (pemerintahan) atau kebijaksanaan. Terbagi dalam dua bentuk, yaitu: dalam negeri dan luar negeri. Ketahanan pada aspek politik dalam negeri berarti sistem pemerintahan yang berdasarkan hukum, mekanisme politik yang memungkinkan adanya perbedaan pendapat. Kepemimpinan nasional yang mengakomodasikan aspirasi yang hidup dalam masyarakat. Sedangkan Ketahanan pada aspek politik luar negeri berarti meningkatkan kerjasama internasional yang saling menguntungkan dan meningkatkan citra positif Indonesia. Kerjasama dilakukan sesuai dengan kemampuan dan demi kepentingan nasional.
- Sosial adalah pergaulan hidup manusia dalam bermasyarakat yang mengandung nilai-nilai kebersamaan, senasib, sepenanggungan, solidaritas yang merupakan unsur pemersatu. Wujud ketahanan sosial yaitu dengan menciptakan hubungan yang baik satu sama lain antara tiap individu yang memiliki status sosial yang berbeda-beda. Sekaligus menciptakan kehidupan bermasyarakat yang saling bersatu untuk memajukan negara indonesia.
- Budaya adalah sistem nilai yang merupakan hasil hubungan manusia dengan cipta, rasa dan karsa yang menumbuhkan gagasan-gagasan utama serta merupakan kekuatan pendukung penggerak kehidupan. Interaksi budaya harus berjalan secara wajar dan alamiah tampa unsur paksaan dan dominasi budaya terhadap budaya lainnya. Wujud ketahanan budaya tercemin dalam kehidupan sosial budaya bangsa yang dijiwai kepribadian nasional yang mengandung kemampuan membentuk dan mengembangkan kehidupan sosial budaya manusia dan masyarakat indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang maha esa, bersatu, cinta tanah air, berkualitas, maju dan sejahtera dalam kehidupan yang serba selaras, serasi dan seimbang serta kemampuan menangkal penetrasi budaya asing yang tidak sesuai dengan kebudayaan nasional.
- Pertahanan dan keamanan mengandung pengertian kesemestaan daya upaya seluruh rakyat indonesia sebagai satu sistem ketahanan keamanan negara dalam mempertahankan dan mengamankan negara demi kelangsungan hidup dan kehidupan bangsa dan negara RI. Wujud ketahanan keamanan tercemin dalam kondisi daya tangkal bangsa yang dilandasi kesadaran bela negara seluruh rakyat yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas pertahanan keamanan negara yang dinamis, mengamankan pembangunan dan hasil-hasilnya serta kemampuan mempertahankan kedaulatan negara dan menangkal segala bentuk ancaman.
Minggu, 17 April 2011
KEWARGANEGARAAN
Selasa, 01 Maret 2011
KEWARGANEGARAAN
Negara adalah pemerintahan yang mempunyai kekuasaan tertinggi yang di hormati dan ditaati oleh seluruh rakyat negara tersebut maupun pengakuan kedaulatan dari negara lain. Baik secara de facto maupun de jure.
De Facto adalah pengakuan tentang fakta adanya suatu negara
yang telah berdiri dan menjalankan kekuasaan sebagaimana negara berdaulat lainnya dan secara formal dapat ditingkatkan kedudukannya menjadi suatu judicial fact (pengakuan de jure).Pengakuan secara de facto hanya bisa bekerjasama dibidang ekonomi dan perdagangan. De Jure adalah pengakuan secara resmi berdasarkan hukum bahwa suatu negara telah berdiri dan diakui kedaulatannya berdasarkan hukum internasional. Dan pengakuannya bersifat selama-lamanya. Pengakuan secara de jure biasanya meliputi kerja sama dibidang ekonomi dan diplomatik
Senin, 29 November 2010
KEAMANAN SISTEM INFORMASI SERTA PENGENDALIAN DALAM PENGEMBANG SISTEM INFORMASI
Pendahuluan
Informasi saat ini sudah menjadi sebuah komoditi yang sangat penting. Bahkan ada yang mengatakan bahwa sudah berada di sebuah “information-based society”. Kemampuan untuk mengakses dan menyediakan informasi secara cepat dan akurat menjadi sangat esensial bagi sebuah organisasi, baik yang berupa organisasi komersial (perusahaan), perguruan tinggi, lembaga pemerintahan, maupun individual (pribadi). Hal ini dimungkinkan dengan perkembangan pesat di bidang teknologi komputer & telekomunikasi.
Sangat pentingnya nilai sebuah informasi menyebabkan seringkali informasi diinginkan hanya boleh diakses oleh orang-orang tertentu. Jatuhnya informasi ke tangan pihak lain (misalnya pihak lawan bisnis) dapat menimbulkan kerugian bagi pemilik informasi. Untuk itu keamanan dari system informasi yang digunakan harus terjamin dalam batas yang dapat diterima.
Tinjauan Pustaka
Di bidang jaringan, dalam bidang spesialis keamanan jaringan terdiri dari ketentuan dan kebijakan yang diterapkan oleh administrator jaringan untuk mencegah dan memonitor akses yang tidak sah, penyalahgunaan, modifikasi, atau penolakan jaringan komputer dan sumber daya jaringan yang dapat diakses.( http://en.wikipedia.org)
Pembahasan
Sangat pentingnya nilai sebuah informasi menyebabkan seringkali informasi diinginkan hanya boleh diakses oleh orang-orang tertentu. Jatuhnya informasi ke tangan pihak lain (misalnya pihak lawan bisnis) dapat menimbulkan kerugian bagi pemilik informasi. Untuk itu keamanan dari system informasi yang digunakan harus terjamin dalam batas yang dapat diterima.
Jaringan komputer, seperti LAN 1 & Internet, memungkinkan untuk menyediakan informasi secara cepat. Ini salah satu alasan perusahaan / organisasi mulai berbondong-bondong membuat LAN untuk sistem informasinya dan menghubungkan LAN tersebut ke Internet. Terhubungnya LAN / komputer ke Internet membuka potensi adanya lubang keamanan (security hole) yang tadinya bisa ditutupi dengan mekanisme keamanan secara
fisik. Ini sesuai dengan pendapat bahwa kemudahan (kenyamanan) mengakses informasi berbanding terbalik dengan tingkat keamanan system informasi itu sendiri. Semakin tinggi tingkat keamanan, semakin sulit (tidak nyaman) untuk mengakses informasi.
Keamanan informasi adalah bagaimana dapat mencegah penipuan (cheating) atau paling tidak mendeteksi adanya penipuan di sebuah system yang berbasis informasi, dimana informasinya sendiri tidak memiliki arti fisik.
Meningkatnya Kejahatan Komputer
Jumlah kejahatan komputer (computer crime),terutama yang berhubungan dengan sistem informasi akan terus meningkat dikarenakan beberapa hal, antara lain :
v Aplikasi bisnis yang menggunakan (berbasis) teknologi informasi dan jaringan komputer semakin meningkat. Sebagai contoh saat ini mulai bermunculan aplikasi bisnis seperti online banking, electronic commerce (e-commerce), Electronic Data Interchange (EDI), dsb.
v Desentralisasi (distributed) server menyebabkan lebih banyak sistem yang harus ditangani. Hal ini membutuhkan lebih banyak operator dan administrator yang handal yang juga kemungkinan harus disebar di seluruh lokasi. Padahal mencari operator dan administrator yang handal adalah sangat sulit.
v Transisi dari single vendor ke multi-vendor sehingga lebih banyak sistem / perangkat yang harus dimengerti dan masalah interoperability antar vendor yang lebih sulit ditangani. Untuk memahami satu jenis perangkat dari satu vendor saja sudah susah apalagi harus menangani berjenis-jenis perangkat.
v Meningkatnya kemampuan pemakai di bidang komputer sehingga mulai banyak pemakai yang mencoba-coba bermain / membongkar sistem yang digunakannya.
v Kesulitan dari penegak hukum untuk mengejar kemajuan dunia komputer dan telekomunikasi yang sangat cepat.
v Semakin kompleksnya sistem yang digunakan, seperti semakin besarnya program (source code) yang digunakan sehingga semakin besar probabilitas terjadinya lubang keamanan (yang disebabkan kesalahan pemrograman).
v Semakin banyak perusahaan yang menghubungkan sistem informasinya dengan jaringan komputer yang global seperti Internet. Hal ini membuka akses dari seluruh dunia. Potensi sistem informasi yang dapat dijebol menjadi lebih besar.
Ancaman – ancaman Keamanan
Sasaran pengamanan adalah menghindari, mencegah, dan mengatasi ancaman terhadap sistem. Kebutuhan keamanan sistem komputer dikategorikan dalam tiga aspek, yaitu :
1. Kerahasiaan (secrecy)
Keterjaminan bahwa informasi di sistem komputer hanya dapat diakses oleh pihak – pihak yang diotorisasi dan modifikasi tetap menjaga kosistensi dan keutuhan data di sistem.
2. Integritas (integrity)
Keterjaminan bahwa sumber daya sistem komputer hanya dapat dimodifikasi oleh pihak – pihak yang diotorisasi.
3. Ketersediaan (availability)
Keterjaminan bahwa sumber daya sistem komputer tersedia bagi pihak – pihak yang diotorisasi saat diperlukan.
Berdasarkan fungsi ini, ancaman terhadap sistem komputer dapat dikategorikan menjadi empat ancaman, yaitu :
1. Interupsi (interuption)
Sumber daya sistem komputer dihancurkan atau menjadi tak tersedia atau tak berguna. Interupsi merupakan ancaman terhadap ketersediaan. Contoh : penghancuran bagian perangkat keras, seperti harddisk, pemotongan kabel komunikasi.
2. Intersepsi (interception)
Pihak tak diotorisasi dapat mengakses sumber daya. Interupsi merupakan ancaman terhadap kerahasiaan. Pihak tak diotorisasi dapat berupa orang atau program komputer. Contoh : penyadapan untuk mengambil data rahasia, mengetahui file tanpa diotorisasi.
3. Modifikasi (modification)
Pihak tak diotorisasi tidak hanya mengakses tapi juga merusak sumber daya. Modifikasi merupakan ancaman terhadap integritas. Contoh : mengubah nilai-nilai file data, mengubah program sehingga bertindak secara berbeda, memodifikasi pesan-pesan yang ditransmisikan pada jaringan.
4. Fabrikasi (fabrication)
Pihak tak diotorisasi menyisipkan/memasukkan objek-objek palsu ke sistem. Fabrikasi merupakan ancaman terhadap integritas. Contoh : memasukkan pesan-pesan palsu ke jaringan, penambahan record ke file.
Petunjuk Pengamanan Sistem
Terdapat beberapa prinsip pengamanan sistem komputer, yaitu :
1. Rancangan sistem seharusnya publik
Keamanan sistem seharusnya tidak bergantung pada kerahasiaan rancangan mekanisme pengamanan. Mengasumsikan penyusup tidak akan mengetahui cara kerja sistem pengamanan hanya menipu / memperdaya perancang sehingga tidak membuat mekanisme proteksi yang bagus.
2. Dapat diterima
Skema yang dipilih harus dapat diterima secara psikologis. Mekanisme proteksi seharusnya tidak menganggu kerja pemakai dan memenuhi kebutuhan otorisasi pengaksesan. Jika mekanisme tidak mudah digunakan maka tidak akan digunakan atau digunakan secara tak benar.
3. Pemeriksaan otoritas saat itu
Sistem tidak seharusnya memeriksa ijin dan menyatakan pengaksesan diijinkan, serta kemudian menetapkan terus informasi ini untuk penggunaan selanjutnya. Banyak sistem memeriksa ijin ketika file dibuka dan setelah itu (operasi – operasi lain) tidak diperiksa. Pemakai yang membuka file dan lupa menutup file akan terus dapat walaupun pemilik file telah mengubah atribut proteksi file.
4. Kewenangan serendah mungkin
Program atau pemakai sistem seharusnya beroperasi dengan kumpulan wewenang serendah mungkin yang diperlukan untuk menyelesaikan tugasnya. Default sistem yang digunakan harus tidak ada akses sama sekali.
5. Mekanisme yang ekonomis
Mekanisme proteksi seharusnya sekecil, sesederhana mungkin dan seragam sehingga memudahkan verifikasi. Proteksi seharusnya dibangun dilapisan paling bawah. Proteksi merupakan bagian integral rancangan sistem, bukan mekanisme yang ditambahkan pada rancangan yang telah ada.
Kesimpulan dan Saran
Keamanan sistem sangatlah perlu diterapkan agar tidak menimbulkan kerugian bagi si pembuat dan orang lain. Sehingga dalam pembuatan keamanan sistem informasi harus benar- benar meninjau informasi tersebut. Agar tidak ada yg berusaha untuk melakukan kecurangan terhadap nilai informasi tersebut.
Referensi
missa.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/6932/Komdat+10.pdf
www.cert.or.id/~budi/presentation/POLDA-security.PDF
http://www.te.ugm.ac.id/~josh/seminar/Keamanan%20Sistem%20Jaringan%20Komputer.pdf
[Silberschatz2005] Avi Silberschatz, Peter Galvin, dan Grag Gagne. 2005. Operating Systems Concepts. Seventh Edition. John Wiley & Sons.
[WEBWiki2007] Wikipedia. 2007. Network Security – http://en.wikipedia.org/wiki/Network_security . Diakses 9 Mei 2007.
[WEBWiki2007] Wikipedia. 2007. Bussiness Continuity Plan – http://en.wikipedia.org/wiki/Business_continuity_planning . Diakses 9 Mei 2007.
[WEBUniversityOfWisconsin2007] Barton P. Miller . 2007. Protection and Security – http://www.cs.wisc.edu/~bart/537/lecturenotes/s29.html . Diakses 9 Mei 2007.
